Selasa , Oktober 20 2020
Home / Penelitian / Peneliti Temukan Cara Agar Vaksin Imunisasi Diberikan Cukup Sekali Suntik.
Peneliti Temukan Cara Agar Vaksin Imunisasi Diberikan Cukup Sekali Suntik.
Foto : (Hallo Sehat)

Peneliti Temukan Cara Agar Vaksin Imunisasi Diberikan Cukup Sekali Suntik.

Foto (Hallo Sehat)

JAKARTA, Baik di Indonesia ataupun seluruh dunia dalam melakukan imunisasi biasanya dijadwalkan untuk beberapa waktu tertentu, alias dilakukan beberapa kali. Pemberian vaksin beberapa kali ini memungkinkan anak terlewat dalam tahapan vaksin yang harus dipenuhi.

Persoalan ini kemudian yang mendorong para peneliti Massachusetts Institute of Technology (MIT) dalam pengembangan bagaimana caranya agar vaksin diberikan hanya sekali suntik saja, selain agar orang tua tak perlu khawatir melewatkan jadwal imunisasi.

Melansir sumber boldsky, Minggu (17/9/2017) dalam publikasi di jurnal Science, Profesor Robert Langer dari MIT menyebut tahap awal peneliti memasukkan vaksin ke dalam kapsul mikroskopik yang secara berkala akan melepaskan dosis tepat.

Tes menunjukkan ketika vaksin disuntikkan pada tikus, kapsul mikroskopik tersebut bisa melepaskan vaksin tepat pada hari ke 9, 20, dan 41.

“Untuk pertama kalinya kami berhasil menciptakan sebuah perpustakaan kecil yang dapat menyimpan partikel vaksin dan dapat diprogram untuk melepaskannya pada waktu tertentu secara akurat. Orang-orang jadi bisa mendapat sekali suntikan dengan efek perlindungan berlipat di dalamnya,” kata Prof Robert.

Ide mencari cara agar vaksinasi sekali saja sebetulnya sudah pernah dilakukan oleh tim peneliti lain. Hanya saja dengan pendekatan yang berbeda, tapi pada studi sebelumnya peneliti membuat agar vaksin dilepaskan di dalam tubuh dengan dosis kecil dan dalam waktu lama.

Sementara yang dilakukan oleh Prof Robert adalah vaksin dilepaskan secara singkat sehingga seolah-olah tubuh mendapat dosis vaksin seperti pada program imunisasi biasanya.(PjR/Natralnews.com).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*