Selasa , September 22 2020
Home / Berita Terbaru / LAPORAN HASIL MELAKSANAKAN TUGAS KAJI BANDING KAJIAN KONSEP PENGEMBANGAN SMART CITY BERBASISKAN KEARIFAN LOKAL DI KOTA PALANGKA RAYA KE DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT PADA TANGGAL 8 S/D 10 OKTOBER 2019
LAPORAN HASIL MELAKSANAKAN TUGAS KAJI BANDING KAJIAN KONSEP PENGEMBANGAN SMART CITY  BERBASISKAN KEARIFAN LOKAL DI KOTA PALANGKA RAYA KE DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT  PADA TANGGAL 8 S/D 10 OKTOBER 2019
FOTO : FERRY (BID.1-BPP/X/2019)

LAPORAN HASIL MELAKSANAKAN TUGAS KAJI BANDING KAJIAN KONSEP PENGEMBANGAN SMART CITY BERBASISKAN KEARIFAN LOKAL DI KOTA PALANGKA RAYA KE DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT PADA TANGGAL 8 S/D 10 OKTOBER 2019

LAPORAN HASIL MELAKSANAKAN TUGAS KAJI BANDING
KAJIAN KONSEP PENGEMBANGAN SMART CITY
BERBASISKAN KEARIFAN LOKAL DI KOTA PALANGKA RAYA
KE DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT 
PADA TANGGAL 8 S/D 10 OKTOBER 2019

Kepada Yth. : Plt. ASISTEN EKONOMI PEMBANGUNAN DAN KESRA
Dari :
1. Dr. INDRAWAN PERMANA,S.T.,M.A.U.D. Ketua Tim Peneliti Kajian Konsep Pengembangan SMART CITY Berbasiskan Kearifan Lokal di Kota Palangka Raya
2. FERRY SONI, S.Sos. Kepala Sub Bidang Penyelengaraan Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan pada Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka Raya

PENDAHULUAN
Dasar : Surat Tugas dari Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Nomor : 090/70/Sekt-BPP/X/2019, tanggal 1Oktober 2019

Beban Anggaran
1) DPA-SOPD Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka Raya Tahun Anggaran 2019, Kegiatan Pengembangan Sistem Informasi Kelitbangan.
2) Kode Rekening : 4.07.4.07.01.36.24.5.2.2.15.02.

KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN
Kegiatan yang dilaksanakan Kaji Banding di Bandung. Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Palangka Raya, didampingi Diskominfo, Bappeda, Dinkes, Dinas PPKBPP & PA, Dinsos, dan Disnaker Kota Palangka Raya untuk belajar tentang Smart City ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Provinsi Jawa Barat, yang dilaksanakan pada tanggal 8 s/d 10 Oktober 2019.
Melalui Kepala Bidang Perencanaan, Evaluasi dan Pengembangan Sumber Daya Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Provinsi Jawa Barat, AYI MAMAT ROCHMAT,S.Ip. memaparkan BANDUNG SMART CITY (BSC). Pertimbangan menjadikan BANDUNG SMART CITY antara lain adalah potensi Kota Bandung yakni memiliki 40 Perguruan Tinggi/Akademi, sebagai Kota Fashion dan beragam kuliner.
BANDUNG SMART CITY adalah Kota yang berfungsi secara maksimal dalam mengelola berbagai Sumber Daya Kota secara Efektif dan Efisien untuk menyelesaikan berbagai tantangan dan problematika Kota menggunakan Solusi Inovatif, Terintegrasi dan berkelanjutan dimana teknologi menjadi pendorong terciptanya solusi tersebut ditunjang infrastruktur yang kuat dan sumber daya manusia yang siap untuk memberikan layanan yang dapat meningkatkan kualitas hidup warganya menuju Kota Bandung yang nyaman dan dicintai.
Dimensi Bandung Smart City meliputi Pemerintahan Cerdas, Branding Cerdas, Ekonomi Cerdas, Pola Hidup Cerdas, Masyarakat Cerdas, Lingkungan Cerdas, Evaluasi Smart City, Smart College, Smart District, Pameran dan Marketplace.
Ditambahkan oleh Kepala Seksi Evaluasi Teknologi Informasi dan Komunikasi, GANJAR SETYA PRIBADI,S.E. Regulasi penguatan BANDUNG SMART CITY adalah :

  1. Perwal Rencana Induk Bandung Kota Cerdas
  2. Perwal Tata Kelola TIK
  3. Perwal Tata Kelola Data
  4. Kepwal Tim Pelaksana Smart City
  5. Kepwal Evaluator SPBE
  6. Kepwal Dewan Smart City
  7. Kepwal Manajemen Pengelolaan Sistem Informasi
  8. Kepwal Tim Koordinasi SPBE
  9. Standarisasi Sumber Daya TIK
  10. Standarisasi SDM TIK
  11. Standarisasi Hardware dan Software

Sesuai penilaian dari Kementerian Kominfo RI, Bandung Smart City mendapat kategori Smart dengan nilai A.

HASIL YANG DICAPAI
Tim Peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka Raya didampingi oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka Raya dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palangka Raya di terima oleh pihak Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung.
Dari diskusi yang dilaksanakan secara intensif selama kurang lebih tiga jam, banyak sekali masukan pengetahuan yang diperoleh oleh Tim Peneliti Smart City Kota Palangka Raya, yang diharapkan dapat memberikan arahan dan tuntunan di dalam penyusunan Konsep Smart City Kota Palangka Raya yang Berbasiskan Kearifan Lokal.
Kota Bandung memang selangkah lebih maju dalam menerapkan Konsep Smart City dalam pembangunannya. Kota Bandung telah memiliki konsep pembangunan dan pengembangunan Smart City yang tertuang di dalam dokumen pembangunan dan pengembangan Smart City Kota Bandung, telah menjadi sebuah Peraturan Daerah dan telah memiliki Dewan Smart City yang merupakan sebuah kelompok kerja pemikir terdiri dari komponen perwakilan akademisi, pemerintahan, komunitas, masyarakat, dan dunia swasta. Dewan Smart City merupakan sebuah institusi yang mejadi counterpart dari Pemerintah Kota Bandung di dalam membangun dan mengembangkan Smart City di Kota Bandung.
Selanjutnya di bawah ini adalah beberapa catatan penting dan krusial yang diperoleh dari hasil diskusi tersebut  dirangkum sebagai berikut :
Konsep Smart City adalah konsep yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Nasional, dalam rangka memperbaiki kualitas (Pelayanan Publik, Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan) Wilayah Perkotaan yang dimasa mendatang, akan menghadapi ledakan pertumbuhan penduduk, dan semakin masifnya revolusi industri yang berbasiskan  Teknologi Komunikasi dan Informasi. Konsep ini telah mengalami perkembangan dari konsep Kota Digital dengan Sistem Pemerintahan yang Berbasiskan Elektronik. Konsep Smart City merupakan konsep yang lebih maju, berada di semua ranah baik pemerintahan kotanya, pelayanan publiknya, lingkungannya, transportasinya, utilitasnya, sistem ekonominya, segi sosialnya, dan budayanya. Teknologi Komunikasi dan Informasi  merupakan backbone untuk Smart City. Sehingga dengan kata lain definisi Smart City dapat di sederhanakan sebagai kota yang mampu mengelola sumber daya yang dimiliknya dengan cerdas.
Selanjutnya, di dalam pembangunan dan pengembangan konsep Smart City Kota Bandung, karena ranah Smart City menyentuh seluruh perikehidupan seluruh warga Kota Bandung dan pemerintahnya sebagai pelayan masyarakat, dalam rangka meningkatkan kualitas wilayah perkotaan, maka aspek esensial yaitu Budaya Masyarakat Kota Bandung, yang secara mendasar merupakan Budaya Sunda, menjadi penting untuk di perhitungkan. Teknologi Digital merupakan tulang punggung dari Smart City belaka. Itu hanya sebuah tools, dari apa yang paling vital yaitu interaksi, dinamika dan sinergi masyarakat dan pemerintah kota Bandung dalam menyelesaikan persoalan-persoalan perkotaan, sehingga kualitas wilayah perkotaan menjadi lebih baik dengan dukungan teknologi komunikasi dan informasi.
Kearifan lokal yang bersumber dari budaya sunda muncul di dalam memecahkan persoalan, seperti misalnya kedekatan masyarakat Sunda dengan nilai-nilai agamis, betul-betul dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Bandung untuk mendialogkan upaya pemecahan masalah masyarakat. Pemuka-pemuka agama, ulama-ulama, guru-guru agama dilibatkan sebagai tenaga penyuluh oleh instansi terkait. Yang lain adalah memberikan nama untuk aplikasi bagi masing-masing instansi di dalam Bahasa Sunda, walaupun memiliki arti yang lain dalam Bahasa Inggris. Upaya ini dapat mendekatkan masyarakat dengan Teknologi Komunikasi dan Informasi tanpa harus merasa bahwa itu adalah sesuatu yang asing.
Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyatakan siap untuk membantu Pemerintah Kota Palangka Raya di dalam mewujudkan sistem Pemerintahan berbasiskan Elektronik  dan selanjutnya Smart City. Komitmen tersebut hanya tinggal menunggu tindak lanjut dari Pemerintah Kota Palangka Raya untuk menyelenggarakan Pelatihan dan Workshop dengan tenaga pelatih dari Pemerintah Kota Bandung dan dukungan duplikasi aplikasi-aplikasi yang telah dimiliki oleh Pemerintah Kota Bandung.

PENUTUP
Demikian laporan melaksanakan tugas Kaji Banding Kajian Konsep Pengembangan SMART CITY Berbasiskan Kearifan Lokal di Kota Palangka Raya ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Provinsi Jawa Barat, yang dilaksanakan pada tanggal 8 s/d 10 Oktober 2019, semoga bermanfaat dan diucapkan terima kasih.

Palangka Raya,  Oktober 2019
Yang Membuat Laporan,
1. Dr. INDRAWAN PERMANA,S.T.,M.A.U.D.
NIP.19720213 199903 1 002
2. JANUARDI,S.Sos.
NIP.19660126 199803 1 005
3. FERRY SONI,S.Sos.
NIP. 19750924 200312 1 006

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*