Rabu , Mei 27 2020
Home / Serba-Serbi / Kajian Analisis Bonus Demografi Terhadap Peningkatan Kualitas Dan Produktivitas Serta Penyerapan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya Tahun 2019
Kajian Analisis Bonus Demografi Terhadap Peningkatan Kualitas Dan Produktivitas Serta Penyerapan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya Tahun 2019
https://spn.or.id/masih-rendahnya-penyerapan-tenaga-kerja-walaupun-pertumbuhan-ekonomi-meningkat/

Kajian Analisis Bonus Demografi Terhadap Peningkatan Kualitas Dan Produktivitas Serta Penyerapan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya Tahun 2019

          Selama kurun waktu satu dekade terakhir, Indonesia telah mengalami fenomena transisi demografi. Kondisi ini terindikasi dari hasil Sensus Penduduk tahun 2000 yang memberi fakta signifikan bahwa program KB (Keluarga Berencana) yang dilaksanakan pemerintah dan masyarakat Indonesia pada periode sebelumnya memberi dampak yang positif. Hasil Sensus Penduduk 2010 memperlihatkan bahwa penduduk berusia di bawah 15 tahun hampir tidak bertambah, dimana angka pada periode 1970-1980an jumlahnya sekitar 60 juta jiwa, dan hingga khir tahun 2000 penduduk dalam kelompok usia ini meningkat menjadi 63-65 juta jiwa. Sebaliknya, penduduk usia 15-64 tahun pada tahun 1970 berjumlah 63-65 juta jiwa, dan meningkat menjadi 133-135 juta jiwa atau meningkat dua kali lipat dalam waktu 30 tahun.

          Selanjutnya jika dilihat dari beban ketergantungan penduduk yang diukur dari rasio penduduk anak-anak dan tua per penduduk usia kerja, maka tampak bahwa tingkat ketergantungan penduduk Indonesia menunjukan trend yang menurun cukup tajam, dimana pada tahun 1970an nilainya sekitar 85-90 per  100, dan pada tahun 2000 menurun hingga level 54-55 per 100. Hasil Sensus Penduduk tahun 2010 juga menunjukan trend positif penduduk usia produktif (15-64 tahun), dimana porsinya mencapai 66% dari total penduduk atau mencapai 157 juta jiwa. Sedangkan penduduk usia muda (15-24 tahun) berjumlah 26,8% atau 64 juta jiwa. Kenaikan angka usia produktif tersebut menyebabkan semakin kecilnya nilai angka ketergantungan menjadi 51. Hal ini berarti 100 penduduk usia produktif menanggung 51 orang penduduk usia tidak produktif (di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun). Menurut PBB, transisi demografi yang terjadi pada beberapa dekade terakhir di Indonesia akan membuka peluang bagi Indonesia untuk menikmati bonus demografi (demographic devident) pada periode 2020-2030.

https://www.coreindonesia.org/view/222/struktur-demografi-dan-ketenagakerjaan

https://www.coreindonesia.org/view/222/struktur-demografi-dan-ketenagakerjaan

          Maksud dari kegiatan Analisis Bonus Demografi Terhadap Peningkatan Kualitas Dan Produktivitas Serta Penyerapan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya adalah melakukan pemetaan potensi angkatan kerja yang ada di kota Palangka Raya, mengidentifikasi peluang lapangan kerja yang telah tersedia, mengidentifikasi kebutuhan jenis lapangan kerja yang sesuai keahlian tenaga kerja, dan merumuskan kebijakan untuk meningkatkan kualitas, produktivitas dan peningkatan penyerapan tenaga kerja.

           Tujuan Kegiatan adalah Memetakan potensi tenaga kerja dan angkatan kerja yang ada di kota Palangka Raya; Melakukan analisis terhadap kecenderungan penyerapan tenaga kerja di kota Palangka Raya; Mengidentifikasikan kebutuhan dan peluang lapangan kerja bagi angkatan kerja yang tersedia; Menganalisis kebijakan ketenagakerjaan yang diterapkan Pemerintah Kota Palangka Raya; Merekomendasikan program pembangunan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dan tingkat penyerapan tenaga kerja di  Kota Palangka Raya.

          Hasil kajian ini adalah: (1) Peta potensi tenaga kerja dan angkatan kerja yang ada di kota Palangka Raya, (2) Kecenderungan penyerapan tenaga kerja di kota Palangka Raya, (3) Kebutuhan dan peluang lapangan kerja bagi angkatan kerja, (4) Pengaruh kebijakan ketenagakerjaan yang diterapkan Pemerintah Kota Palangka Raya, (5) Rekomendasi program pembangunan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dan tingkat penyerapan tenaga kerja di  Kota Palangka Raya
Manfaat kajian ini adalah memberikan rekomendasi yang dapat digunakan untuk menyusun program kerja dan menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pemerintah Kota Palangka Raya agar bonus demografi dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan perekonomian dan tidak menjadi gelombang pengangguran massal.

        Dampak dari hasil kajian ini adalah meningkatnya angka serapan tenaga kerja, dan produktivitas kerja sehingga meingkatkan taraf kesejehteraan masyarakat.

        Ruang Lingkup kegiatan ini adalah (1) Pemetaan potensi tenaga kerja dan angkatan kerja yang ada di kota Palangka Raya, (2) Analisis terhadap kecenderungan penyerapan tenaga kerja di kota Palangka Raya, (3) Mengidentifikasikan kebutuhan dan peluang lapangan kerja bagi angkatan kerja yang tersedia, (4) Menganalisis kebijakan ketenagakerjaan yang diterapkan Pemerintah Kota Palangka Raya, (5) Merekomendasikan program pembangunan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dan tingkat penyerapan tenaga kerja di  Kota Palangka Raya.

          Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data akan diklasterisasi, dianalisis dan diinterpretasi sesuai kaidah ilmiah. Kajian berupa studi banding ke daerah lain yang memiliki karakteristik serupa dilakukan untuk memperlajari respons masyarakat atas kebijakan ketenagakerjaan. Seluruh data akan disintesis menjadi rekomendasi kebijakan ketenagakerjaan yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah Kota Palangka Raya maupun kalangan usahawan.

          Kegiatan kajian ini dilaksanakan di 2 (dua) kecamatan yaitu Kecamatan di Kota Palangka Raya, yaitu Kecamatan Pahandut dan Kecamatan Jekan Raya. Data kajian yang akan dukumpulkan terdiri dari 2 (dua) jenis sumber, yaitu : Data primer, yaitu data utama yang diperoleh langsung melalui subjek penelitian, yaitu aparatur pemerintahan terkait, angkatan kerja di Kota Palangka Raya dan kalangan usahawan; Data sekunder, yaitu dokumen perundang-undangan Ketenagakerjaan nasional, kebijakan pemerintah Kota Palangka Raya, berita Statistik daerah, dan laporan penelitian lain yang relevan.

         Keluaran dari hasil kajian ini adalah Dokumen Analisis Bonus Demografi Terhadap Peningkatan Kualitas Dan Produktivitas Serta Penyerapan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya, khususnya rekomendasi yang mendukung program pengurangan angka pengangguran pada kalangan terdidik.(Ferry/Bid.I/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*