Senin , Juni 1 2020
Home / Penelitian / Hasil Penelitian Harus Disosialisasikan ke Masyarakat
Hasil Penelitian Harus Disosialisasikan ke Masyarakat
Fhoto Dok. ITB

Hasil Penelitian Harus Disosialisasikan ke Masyarakat

JAKARTA – Ketua dan anggota Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan lapangan ke beberapa Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di bawah Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang berada di Kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspipek), Serpong, Selasa (2/10).

Puspiptek ditujukan sebagai kawasan terpadu untuk menempatkan sejumlah pusat penelitian milik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan).

Penempatan pusat-pusat tersebut dalam satu kawasan dimaksudkan agar dapat membentuk kemampuan yang kuat bagi pengamanan dan pelaksanaan kegiatan penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang berhubungan dengan Program Riset Nasional.

Kunjungan Komisi VII DPR RI diawali dengan melihat berbagai pameran dari berbagai hasil penelitian di beberapa lembaga maupun badan penelitian yang berada di Kawasan Puspiptek. Pameran tersebut menampilkan dan memamerkan berbagai ragam produk inovasi dan teknologi.

Anggota Komisi VII yang didalamnya termasuk dr. Ari Yusnita dari Fraksi Nasdem Dapil Kaltara juga ikut dalam kunjungan tersebut, sangat antusias melihat berbagai inovasi yang ditampilkan dalam sebuah hasil penelitian yang telah banyak dimanfaatkan dan diaplikasikan dalam berbagai bidang seperti bidang energi, mekanik dan transportasi, industri pengolahan pertanian, pangan dan yang lainnya.

Seperti pengolahan Sagu menjadi mie dan beras, pembuatan pesawat untuk pemetaan wilayah, pengolahan pasca panen dan pemanfaatan bawang hitam, pengolahan tanaman menjadi obat herbal, kulit kapsul yang terbuat dari rumput laut, pembuatan alat mekanik motor, BPPT dan LIPI memproduksi peralatan deteksi dini longsor.

Setelah melihat pameran dilanjutkan pertemuan Anggota Komisi VII DPR RI dengan Kepala Puspiptek dan seluruh pejabat LPNK di kawasan Puspiptek.

Dalam pertemuan tersebut seluruh LPNK yang berada di Kawasan Puspitek memaparkan apa yang menjadi fokus penelitian dari setiap LPNK yang berada di Kawasan Puspitek yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Masing-masing anggota Komisi VII memberikan masukan kepada Puspiptek dalam mengembangkan inovasi dari penelitian yang dilakukan badan penelitian.

Dr. Ari Yusnita dalam diskusi tersebut menanyakan pemasaran bawang hitam yang kenapa hanya melalui online saja. Seperti diketahui manfaat dari bawang hitam sangat banyak bagi kesehatan.

“Apa ada strategi pemasaran lain yang dapat dilakukan Puspiptek dalam mengembangkan penjualan bawang hitam bagi masyarakat?,” tanya politisi asal NasDem yang merupakan anak mantan Wali Kota Tarakan dua periode, Jusuf Serang Kasim ini.

Selain itu dr. Ari Yusnita mempertanyakan mengapa mitra dari Batan hanya beberapa rumah sakit saja, padahal banyak rumah sakit yang ada di Indonesia yang dapat diajak bekerja sama sebagai mitra Bapan.

Setelah pertemuan selesai, dilanjutkan makan siang. Kemudian Rombongan Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan Lapangan ke berbagai LPNK di Kawasan Puspiptek seperti Kunjungan ke Laboratorium BPPT yaitu ke Balai Besar Teknologi Aerodinamika, Aeroelastika dan Aeroakustika.

Kemudian lokasi terakhir yang dikunjungi Batan melihat pusat teknologi Bahan Bakar Nuklir.
Dalam kunjugan ini dr. Ari Yusnita berharap berbagai Badan Penelitian yang tergabung dalam LPNK di Kawasan Puspiptek dapat meningkatkan pengembangan berbagai inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat bermanfaat bagi masyarakat di Indonesia dan selalu mensosialisasikan kepada masyarakat hasil-hasil penelitian dan penemuan dari Badan Penelitian (prokal).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*