Rabu , Juli 15 2020
Home / Berita Terbaru / Diklat Pengelolaan Jurnal Secara Elektronik Wujudkan ASN Profesional
Diklat Pengelolaan Jurnal Secara Elektronik Wujudkan ASN Profesional
Diklat Pengelolaan Jurnal Elektronik, Tanggal 11 Maret 2018 s.d 16 Maret 2018, di Pusbindiklat Peneliti LIPI, Kompleks Cibinong Science Center, Jl. Raya Bogor Km. 46, Cibinong (Bogor).

Diklat Pengelolaan Jurnal Secara Elektronik Wujudkan ASN Profesional

Perkembangan teknologi informasi dan komonikasi saat ini berkembang begitu pesat merambah keberbagai bidang, salah satunya adalah pengelolaan jurnal ilmiah. Jurnal ilmiah sebelumnya dikelola secara konvensional dan diterbitkan dalam bentuk cetak dengan oplah dan tiras yang sangat terbatas, kondisi tersebut mengakibatkan jurnal ilmiah sulit diketahui dan dikenal oleh banyak calon penulis.

Terbatasnya diseminasi berdampak pada rendahnya sitasi dari publikasi yang dihasilkan oleh peneliti maupun akademis. Saat ini penerbitan jurnal di tingkat internasional sudah dalam bentuk elektronik sehingga memudahkan penulis mengirimkan naskah, editor dalam melakukan editing, reviewer dalam melakukan penelaahan dan menjangkau pembaca keseluruh belahan dunia, sehingga berdampak pada tingginya sitasi suatu artikel dan semakin dikenalnya suatu penelitian.

Perubahan paradigma terbitan berkala ilmiah dari cetak menjadi elektronik, perlu diikuti oleh peraturan yang mendukung. Pusbundiklat LIPI dan Direktrorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat – Dikti selaku Lembaga yang memiliki kewenangan untuk melakukan penilaian akreditasi ilmiah pada Tahun 2012 telah bersepakat untuk melakukan penyesuaian pedoman akreditasi terbitan berkala ilmiah yang berlaku saat ini, yaitu Peraturan Kepala LIPI Nomor 04/E/2011 tentang akreditasi Majalah Ilmiah dan Peraturan Dirjen Dikti Nomor 49/DIKTI/Kep/2011 tentang pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah.

Kesepakatan antara LIPI dan DIKTI menghasilkan pedoman akreditasi terbitan berkala ilmiah yang lebih menekankan pada penilaian penerbitan jurnal ilmiah secara elektronik. Selanjutnya, LIPI menerbitkan Peraturan Kepala LIPI Nomor 3 Tahun 2014 dan DIKTI menerbitkan Peraturan Dirjen Dikti Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah. Walaupun Peraturan tersebut ditetapkan dengan Nomor peraturan yang berbeda namun isi kedua peraturan sama. Berdasarkan hal tersebut maka Pusbindiklat LIPI merasa perlu untuk melaksanakan Pelatihan Pengelolaan Jurnal secara elektronik salah satunya menggunakan Aplikasi Open Journal System (OJS).

Keuntungan yang diperoleh dari elektronik jurnal:

1. Bagi Penerbit Jurnal:

  • Proses penerbitan cepat;
  • Biaya penerbitan dan pengelolaan murah;
  • Distribusi cepat dan murah;
  • Cakupan distribusi tak terbatas

2. Bagi Kontribusi (Penulis Jurnal):

  • Penantian Keputusan penerimaan tulisan cepat;
  • Diseminasi tulisan cepat;
  • Lebih banyak yang membaca tulisan;
  • Artikel dapat disitir yang membaca tulisan.

Proses penerbitan e-journal secara berturut-turut:

  • Proses penerbitan jurnal;
  • Pengumuman;
  • Permintaan Naskah;
  • Pengiriman naskah dari penulis;
  • Review;
  • Pemberitahuan hasil Review;
  • Pengiriman perbaikan naskah;
  • Pengeditan dan layout;

Semua proses penerbitan tersebut dilakukan secara online dengan sitem terpadu memanfaatkan teknologi informasi.

Format e-journal kini banyak diminati karena pergesaran pola dan kebiasaan membaca dokumen elektronik menjadikan seseorang bekerja tanpa terhalang waktu dan tempat karena format yang disajikan e-journal sangat praktik berupa file digital sehingga memudahkan untuk dibaca. Pengembangan e-journal merupakan proses perencanaan, konfigurasi sehingga penerbitan jurnal secara elektronik.

Aplikasi Open Journal System (OJS) diharapkan dapat melakukan berbagai aspek dalam pengelolaan dan penerbitan sebuah jurnal.

Kelebihan Open Journal System (OJS) antara lain, lebih mudah proses instalasinya, dapat mengatur tata letak dan tampilan jurnal, menangani pengiriman naskah melalui mitra bestari (peer review), dapat melakukan pengeditan, pengelolaan edisi terbitan, pengindeksan dan pencarian secara pnline.

Kelebihan lain dari Open Journal System (OJS) adalah dapat beroperasi di multiple platform sistem operasi Linux, Unix, maupun Windows.

Definisi dalam Open Journal System (OJS) yang dikembangkan:

  • Editor: Mengawasi jalannya proses editorial, Melakukan pembagian naskah kepada editor bagian, Menentukan isi jurnal yang akan terbit.
  • Editor Bagian: Mengawasi jalannya proses pemeriksaan (Reviewing) naskah ditiap-tiap bagian bidang ilmu, Mendistribusikan naskah ketiap reviewing (peer-review), Melakukan penyutingan (Editing) naskah
  • Reviewer: Melakukan pemeriksaan naskah dan memberikan rekomendasi
  • Copy Editor: Memeriksa tata bahasa dan memastikan bahasa yang digunakan tidak ambigu, Menanyakan kepada penulis untuk berbagai kesalahan yang mungkin terdapat didalam naskah.
  • Layout Editor: Memastikan layout sesuai dengan panduan yang telah ditentukan, Mengubah format naskah yang akan diterbit (misalnya : pdf, html, postscript)
  • Proofreader: Membaca ulang naskah untuk kemungkinan kesalahan penulisan naskah.

Tujuan dan Sasaran Diklat.

Tujuan Diklat Pengelolaan Jurnal Elektronik adalah mampu mengelola dan mengaplikasikan jurnal ilmiah secara elektronik. Adapun Sasaran Pengelolaan Jurnal Elektronik, terwujudnya pengelolaan jurnal ilmiah secara elektronik mengunakan aplikasi Open Journal System (OJS) yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratannya.

Kompetensi:

  • Melakukan perencanaan dalam manajemen pengelolaan jurnal secara elektronik;
  • Menerapkan langkah-langkah intalasi aplikasi Open Journal System (OJS);
  • Menguasai manajemen peneribitan jurnal secara elektronik dengan Open Journal System (OJS);
  • Memfasilitasi pelatihan penyusunan rencana pengelolaan jurnal ilmiah elektronik di SOPD

Kurikulum yang dipelajari.

A. Materi Dasar
 
  • Standar Dasra E-Journal sesuai Akretasi Terbitan Berkala Ilmiah
  • Strategi Indeksasi pada Lembaga pengindeks bereputasi
  • Pemanfaatan Tool/Aplikasi dalam Pengelolaan E-Journal
 B. Materi Inti
 
  • Manajemen Jurnal dan Pembuatan Desain Tampilan
  • Manajemen Penerbitan
  • Praktek Pengelolaan Jurnal Elektronik dengan Open Journal System (OJS)
  • Pemaparan/Seminar Kelompok
 C. Materi Penunjang
 
  • Penjelasan Program dan evaluasi penyelengaraan
  • Penjelasan Teknis Pelaksanaan Diklat
  • Intalasi Open Journal System (OJS) dan Mendeley

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*