Sabtu , Agustus 15 2020
Home / Berita Terbaru / BIDANG SOSIAL DAN PEMERINTAHAN BALITBANG KOTA PALANGKA RAYA MELAKSANAKAN KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI HASIL SURVEY KAJIAN ANALISIS BONUS DEMOGRAFI TERHADAP KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS SERTA PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA PALANGKA RAYA KE KECAMATAN JEKAN RAYA
BIDANG SOSIAL DAN PEMERINTAHAN BALITBANG KOTA PALANGKA RAYA MELAKSANAKAN KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI HASIL SURVEY KAJIAN ANALISIS BONUS DEMOGRAFI TERHADAP KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS SERTA PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA PALANGKA RAYA KE KECAMATAN JEKAN RAYA
Foto : Ferry (Bid.1-BPP/X/2019)

BIDANG SOSIAL DAN PEMERINTAHAN BALITBANG KOTA PALANGKA RAYA MELAKSANAKAN KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI HASIL SURVEY KAJIAN ANALISIS BONUS DEMOGRAFI TERHADAP KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS SERTA PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA PALANGKA RAYA KE KECAMATAN JEKAN RAYA

Bonus Demografi: Jumlah penduduk usia produktif (berusia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun) Pada 2030-2040 : Indonesia diprediksi akan mengalami masa bonus demografi); Pada periode tersebut, penduduk usia produktif diprediksi mencapai 64% dari total penduduk (+/- 297 juta jiwa).
Ketersediaan SDM usia produktif yang melimpah harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan perlu strategi pengembangan keterampilan, khususnya terkait sumber daya manusia sebagai aset atau human capital, hingga kebijakan keterampilan dan ketenagakerjaan.

Pertama, sekitar 63% tenaga kerja di Indonesia merupakan lulusan sekolah menengah pertama atau lebih rendah è Produktivitas dan daya saing tenaga kerja rendah.

Kedua, pendidikan dan keterampilan tidak sesuai kebutuhan industri è industri mengalami kesulitan untuk mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas.

Fokus pada dua Isu Utama : Tenaga Kerja dan Pendidikan

Foto : Ferry (Bid.1-BPP/X/2019)

Foto : Ferry (Bid.1-BPP/X/2019)

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Hasil Survey Kajian Analisis Bonus Demografi terhadap Peningkatan Kualitas dan Produktivitas serta Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Palangka Raya ke Kecamatan Jekan Raya dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui perkembangan kegiatan Kajian yang sedang berjalan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mengetahui sejauhmana kemajuan kegiatan penelitian dan hambatan apa saja yang diharapi selama kegiatan penelitian.

Masalah utama Ketenagakerjaan antara lain :

Minimnya pendidikan kewirausahaan (enterpreunershio) bagi angkatan kerja sehingga kurang minat membuka lapangan kerja

Belum maksimalkany penciptaan lapangan kerja

Rendahnya mutu dan kompetensi SDM belum optimalnya BLK dalam menyiapkan TK yang berdaya saing.

Banyaknya kesempatan kerja yang tidak terisi terbatasnya skilled labour.

Foto : Ferry (Bid.1-BPP/X/2019)

Foto : Ferry (Bid.1-BPP/X/2019)

Kesimpulannya, Kebijakan yang dapat diterapkan di Kota Palangka Raya dalam rangka mengatasi masalah keteranagakerjaan adalah :

  1. Bidang Pendidikan, Tinjau ulang Kurikulum SMK sesuaikan dengan lapangan kerja dan potensi lokal kerajinan rotan, perkebunan dll, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
  2. Bidang Ketenagakerjaan, Perbanyak pelatihan/kursus, siapkan paket-paket pelatihan yang relevan oleh BLK, persipkan program sertifikasi untuk tenaga teraimpil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*